Bursa Saham Tokyo dibuka rontok, investor tunggu hasil pertemuan Fed

Bursa Saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, karena investor menunggu kesimpulan dari pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed) AS di kemudian hari, dengan harapan tinggi untuk penurunan suku ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Banyak orangutan masuk ke kebun warga akibat kebakaran hutan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menjadi ancaman bagi satwa liar, salah satunya orangutan (pongo pygmaeus) sehingga mereka masuk ke kebun warga untuk ...

9 jam36 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Buaya Sungai Mentaya Kalteng menyasar perairan pusat kota

Masyarakat kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), yang terbiasa beraktivitas di Sungai Mentaya, diingatkan lebih waspada karena buaya sudah menyasar sampai ke perairan kawasan pusat ...

9 jam36 menit Antaranews

KONTAN

Catat, ini tujuh kebiasaan buruk yang bisa meningkatkan risiko jantung rusak

Untunglah ada banyak cara menjaga kesehatan jantung, yang bahkan bisa dilakukan dengan menyenangkan.

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

Jadwal China Open 2019, tujuh wakil Indonesia berlaga hari ini

Tujuh wakil Indonesia kembali berlaga pada lanjutan babak pertama China Open 2019.

9 jam36 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Sedang viral, begini keelokan Negeri di Atas Awan yang ada di Banten

Pesona yang Negeri di Atas Awan Gunung Luhur tawarkan adalah panorama hamparan awan yang tampak dari atas gunung

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

Warren Buffett: Berinvestasilah di bisnis yang bisa dijalankan orang bodoh

Investasi cerdas, menurut warren Buffett, ketika berinvestasi dalam bisnis yang berjalan baik

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

Harga minyak turun dan lelang sukuk ramai, rupiah menguat tipis ke Rp 14.078

Nilai tukar rupiah menguat di awal perdagangan Rabu (18/9).

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

Bursa Asia bergerak tipis, menunggu aksi dua bank sentral pekan ini

Bursa Asia cenderung bergerak mendatar di pertengahan pekan ini.

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

IHSG masih berpotensi melemah pada Rabu (18/9), ini sebabnya

Sektor industri perkebunan, infrastruktur, dan konsumsi menjadi kontributor terbesar pada kenaikan IHSG 

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

IHSG dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini

Rabu (18/9) pukul 9.03 WIB, IHSG menguat 0,12% ke 6.244.

9 jam36 menit Kontan

KONTAN

Pemerintah dan DPR sepakat mempermudah pembebasan bersyarat koruptor

DPR dan Pemerintah sepakat untuk segera mengesahkan revisi Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

9 jam37 menit Kontan

KONTAN

Terdampak asap karhutla, sejumlah bandar masih menutup layanan penerbangan

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyebabkan sejumlah bandara menutup layanan penerbangan.

9 jam37 menit Kontan

KONTAN

Trending Topics: Peserta BPJS naik kelas gratis, 6 universitas peringkat dunia

Sejumlah isu yang Kontan.co.id angkat kemarin jadi trending topics

9 jam37 menit Kontan

KONTAN

Cerita Sri Mulyani soal minggu tergila di Pemerintahan Jokowi

Sri Mulyani merasakan minggu tergila saat menjadi Menteri Keuangan di era Pemerintahan Jokowi

9 jam37 menit Kontan

KONTAN

Para ahli PBB desak Indonesia cabut kasus Veronica Koman

PBB minta pemerintah Indonesia mencabut perkara yang menjerat aktivis HAM.

9 jam37 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 18 September 2019

Harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Rabu (18/9/2019), tidak mengalami banyak perubahan dibandingkan posisi pada Selasa (17/9).

9 jam37 menit Bisnis

JPNN.

Saat Barkley Gagal Penalti, Chelsea pun Gigit Jari

JPNN.com, LONDON - Gelandang Chelsea Ross Barkley menjadi sorotan usai timnya takluk 0-1 dari Valencia, dalam laga Grup H Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (18/9) dini hari WIB.

9 jam37 menit Jpnn

JPNN.

Jadwal 7 Wakil Indonesia di China Open 2019 Hari Ini

JPNN.com, CHANGZHOU - Indonesia baru mengirim lima wakilnya ke 16 Besar China Open 2019. Mereka ialah Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Tommy Sugiarto, Shesar Hiren Rhustavito, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya alias Minions dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

9 jam37 menit Jpnn

JPNN.

Puluhan Perempuan Cantik Dukung Langkah DPR Sahkan Revisi UU KPK

JPNN.com, JAKARTA - Puluhan perempuan cantik ikut dalam aksi bersama sejumlah elemen bertepatan dengan pengesahan revisi UU KPK (UU Nomor 30 Tahun 2002) pada Selasa (17/9). Aksi damai tersebut  depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Dalam aksi tersebut,  mereka secara khusus mengapresiasi langkah DPR yang akhirnya mengesahkan revisi undang-undang tentang lembaga antirasuah tersebut.

9 jam37 menit Jpnn

JPNN.

Selama Asap Karhutla Masih Terjadi, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi

JPNN.com, JAKARTA - Anggota DPD RI Fahira Idris mengatakan selama kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla masih terjadi, maka visi SDM (sumber daya manusia) unggul Jokowi cuma mimpi. Bangsa ini tidak akan pernah menjadi bangsa unggul saat ini di masa depan jika rakyatnya terus dihantui kabut asap.

9 jam37 menit Jpnn

JPNN.

Bambang Saputra Anggap Pimpinan KPK Saat Ini Bikin Gaduh, Layak Dicopot

JPNN.com, JAKARTA - Desakan agar pimpinan KPK periode 2019-2023 segera dilantik masih bermunculan. Kali ini desakan datang dari ahli hukum Bambang Saputra.

9 jam37 menit Jpnn

WOWKEREN

Victoria Beckham Curhat Pernah Dibully Semasa Sekolah, Akui Sama Sekali Tak Punya Teman

Istri David Beckham ini sama sekali tak sungkan mengungkit pengalaman buruknya tersebut saat ia ditanya soal pola asuhnya pada putri bungsunya, Harper Beckham.

9 jam37 menit Wowkeren

WOWKEREN

Maia Sentil Tukang Pamer, Sutradara John De Rantau Dikecam Komentari Busana Shandy Aulia-Topik Pagi

Berbagai Berita Terpopuler Dari Para Selebriti Dunia Hiburan Berikut Ini Berhasil Menarik Perhatian Netizen. Penasaran Apa Saja? Yuk Simak Selengkapnya Di Sini!

9 jam37 menit Wowkeren

WOWKEREN

Pemerintah RI Jawab Ahli PBB yang Minta Status Tersangka Veronica Koman Dicabut

Sebelumnya, para ahli PBB tersebut mengatakan bahwa pemerintah seharusnya melindungi hak asasi masyarakat, terutama para aktivis yang melaporkan dan menyebarkan informasi terkait protes di Papua.

9 jam37 menit Wowkeren

WOWKEREN

Akting Gong Seung Yeon Tuai Kritikan Meski Alur 'Flower Crew' Banjir Pujian

'Flower Crew: Joseon Marriage Agency' menceritakan raja Dinasti Joseon yang ingin menikahi cinta pertamanya dengan menyewa agen kencan terbaik di zaman itu.

9 jam37 menit Wowkeren