Tanggapi karhutla, mahasiswa Fisip Universitas Riau gelar demonstrasi

Sekurangnya 100 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Riau menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Kamis,  terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kini ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Karangan bunga penuhi monumen Habibie-Ainun di Pare-pare

Ratusan karangan bunga turut berduka cita memenuhi sepanjang lokasi monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di pojok Lapangan Andi Makkasau, jalan Bau Massepe, Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan, Kamis. Karangan bunga belasungkawa ...

11 jam30 menit Antaranews

KONTAN

Mengenal penyakit degeneratif yang merenggut nyawa BJ Habibie

Mengenal penyakit degeneratif yang merenggut nyawa BJ Habibie.

11 jam30 menit Kontan

KONTAN

Rambut beruban menjadi tanda penuaan? Ada faktor lain penyebabnya

Rambut beruban menjadi tanda penuaan? Ada faktor lain penyebabnya

11 jam30 menit Kontan

KONTAN

Niat baik Trump soal penundaan tarif bikin yuan perkasa

Nilai tukar yuan mencatatkan penguatan ke level tertinggi dalam tiga pekan terakhir pada Kamis (12/9).

11 jam30 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Bank Mandiri dorong industri pariwisata lewat KUR

Bank Mandiri dorong industri pariwisata lewat KUR.

11 jam30 menit Kontan

KONTAN

Sri Mulyani meresmikan aplikasi BAS Mobile Online

Sri Mulyani Indrawati meresmikan aplikasi Bagan Akun Standar (BAS) Mobile Online, Kamis (12/9).

11 jam30 menit Kontan

KONTAN

Jenazah Habibie diberangkatkan ke TMP Kalibata

Jenazah Habibie diberangkatkan ke TMP Kalibata

11 jam30 menit Kontan

BISNIS

Proposal Perdamaian Ditolak, Pengembang Properti Mahakarya Agung Putera Diputus Pailit

Pengadilan dalam putusannya juga mengangkat Pengurus PKPU Paulus Lubis dan Syapril Wibisono menjadi kurator kepailitan MAP.

11 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Kualitas Udara Turun Akibat Asap, Pemprov Kalbar Liburkan Sekolah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meliburkan sekolah untuk semua jenjang seiring dengan kabut asap yang membuat kualitas udara di daerah itu menjadi tidak sehat.

11 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Wakil PM Malaysia Akan Hadiri Upacara Pemakaman B.J. Habibie

Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail akan menghadiri upacara pemakaman Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie yang akan dilaksanakan hari ini, Kamis (12/9/2019).

11 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Pembayaran Tol Bakter Belum 100 Persen Nontunai, Ini Alasannya

PT Hutama Karya (Persero) menyediakan loket pengisian saldo uang elektronik. Saat ini terdapat empat spot pengisian ulang uang elektronik di ruas sepanjang 140,50 kilometer tersebut.

11 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Sri Mulyani, Berawal dari Tak Suka Pelajaran Akuntansi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui bahwa dirinya dulu tidak menyukai pelajaran akuntansi saat menempuh pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

11 jam30 menit Bisnis

BISNIS

Pelabuhan Panjang Bergerak Menuju Operator Pelabuhan Kelas Dunia Dengan Diterapkannya Auto Gate System

Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat menghadiri peresmian Automatic Container Terminal ?Auto Gate System? di Pelabuhan Internasional Panjang.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Wardiman yang Belajar Bahasa Prancis, B.J. Habibie yang Hafal Duluan

Wardiman dan Presiden Ketiga RI itu adalah rekan sekampus saat di Bandung dan teman sekamar saat kuliah di Jerman.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Kinerja Industri Alat Berat Masih Tersendat

Kinerja industri alat berat masih tertekan pada semester I/2019, sejalan dengan kondisi sejumlah sektor manufaktur.

11 jam31 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Barito Putera Datangkan Lagi Dua Eks-Pemainnya

Barito Putera terus berbenah untuk menghadapi ketatnya kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2019 dan guna memperkuat tim, mereka mmendatangkan lagi Sackie Teah Doe dan Fathul Rahman.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Terpilih Lagi Jadi Ketua Apindo Kaltim, Slamet Akan Fokus Pada Program Ini

Terpilihnya Slamet menjadikannya memimpin DPP Apindo Kaltim selama tiga periode berturut-turut sejak 2009.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Saham TLKM Tertekan, IHSG Memerah Pada Akhir Sesi I

Pelemahan saham TLKM menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di wilayah negatif pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (12/9/2019).

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

KPK Tetapkan Seorang Pengusaha sebagai Tersangka Izin Reklamasi di Kepri

Penetapan tersangka berdasarkan pengembangan kasus Penerbitan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Sri Mulyani : Kementerian dan Pemda Masih Malas dalam Urusan Anggaran

Sri Mulyani mengatakan hingga saat ini masih banyak K/L yang sangat bersemangat dalam merencanakan dan menggunakan anggaran.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

B.J. Habibie, Bapak Teknologi dan Ilmuwan Kelas Dunia Berpulang

Sosok jenius sekaligus Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie telah berpulang ke Rahmatullah. Habibie dikenang sebagai Bapak teknologi dan ilmuwan kelas dunia. Ketertarikan Habibie pada teknologi membuat Habibie remaja nekat terbang ke Jerman.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

100.000 Orang Serentak Bersihkan Laut dan Pantai Catat Rekor MURI

Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo mengatakan, gerakan itu tercatat dalam rekor MURI Dunia berupa aksi pembersihan laut serentak terbanyak dan pertama dilakukan di seluruh pelabuhan di Indonesia.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Jadwal Semifinal Piala Dunia Basket : Australia vs Spanyol, Prancis vs Argentina

Australia dan Prancis melengkapi dua slot tersisa di babak semifinal Piala Dunia Basket 2019 setelah memenangi laga perempat final.

11 jam31 menit Bisnis

BISNIS

KPK Tahan Penyuap Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun

KPK resmi menahan Kock Meng selaku terduga pemberi suap kepada mantan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

11 jam31 menit Bisnis