Zulkifli: PAN akan dukung kebijakan pemerintahan Jokowi

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan partainya akan mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua selama lima tahun ke depan. "Setelah pemilu presiden selesai, maka ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Koalisi pimpinan Arab Saudi katakan tembak "drone" Al-Houthi

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi, yang memerangi gerilyawan Al-Houthi di Yaman, pada Ahad menyatakan menembak jatuh satu "drone" yang ditembakkan oleh kelompok itu ke arah pangkalan udara Arab Saudi. "Pasukan ...

15 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Warga Kotawaringin Timur temukan buaya tersangkut jaring ikan

Warga Desa Sei Ijum Raya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dikagetkan dengan penemuan seekor buaya berukuran lebih dari dua meter yang tersangkut jaring ikan milik nelayan ...

15 jam40 menit Antaranews

KONTAN

Berguru sejarah Korea melalui drama kolosal

Berguru sejarah Korea melalui drama Korea kolosal

15 jam40 menit Kontan

KONTAN

Trump menyesal tidak menaikkan tarif barang-barang China lebih tinggi

Trump menyesal tidak menaikkan tarif barang-barang China lebih tinggi

15 jam40 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Bank BNI (BBNI) meluncurkan dua layanan digital banking

Lewat Soundfest 2019, BNI luncurkan dua layanan digital banking

15 jam40 menit Kontan

BISNIS

Gibran Rakabuming Minta Anak Muda Tak Apatis Politik, Isyarat Siap Jadi Cawalkot Solo?

Gibran Rakabuming Raka seperti mengisyaratkan dirinya akan maju dalam kontestasi politik di Indonesia.

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

Perusahaan Pembiayaan Gencar Cari Dana

Sejumlah perusahaan pembiayaan mulai banyak meneken perjanjian pendanaan pada tahun ini.

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

NPL Tinggi, OJK Pastikan BPR di Sulut Masih Sehat

Regulator memastikan tingkat kesehatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sulawesi Utara masih dalam kondisi normal meski kualitas aset kredit mencapai level yang mengkhawatirkan.

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

Luhut Tegaskan Belum Ada Kesepakatan antara BPJS Kesehatan dan Ping An

Pemerintah menegaskan bahwa belum ada satu pun kerja sama yang disepakati antara Ping An dan BPJS Kesehatan.

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

Pansel Capim KPK : Hendardi Akui Jadi Penasihat Ahli Sejak Era Kapolri Badrodin Haiti

Anggota Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Hendardi, mengaku dirinya memang berstatus sebagai penasihat ahli Kaporli.

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

Asuransi Kredit & Asuransi Jiwa Picu Klaim Reasuransi

Peningkatan signifikan klaim pada asuransi kredit dan asuransi jiwa kredit dinilai turun memengaruhi pertumbuhan klaim reasuransi pada semester I/2019.

15 jam41 menit Bisnis

BISNIS

Sumatra Utara Mulai Perhitungkan Sport Tourism

Promosi wisata boleh dikatakan sangat mudah dilakukan melalui wisata olahraga internasional. Gelaran seperti itu dapat membuat jutaan mata dari seluruh dunia mengikuti peristiwa itu. Tidak mengherankan, Sumatra Utara juga tak mau ketinggalan untuk ikut serta mengembangkan sport tourism.

15 jam41 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Trump : Perang Dagang AS-China Tidak Membuat G7 Pecah

Presiden Donald Trump membantah perang dagangnya dengan China telah menyebabkan gesekan pada KTT G7. Meski begitu Trump mengakui akan menunda eskalasi lebih lanjut.

15 jam41 menit Bisnis

WOWKEREN

Bio One Mesra Bareng Beby Tsabina Liburan di Jerman, Fix Pacaran Nih?

Bio One dan Beby Tsabina telah lama memperlihatkan kedekatan mereka. Namun, keduanya belum mau buka-bukaan terkait hubungan seperti apa yang mereka jalani.

15 jam41 menit Wowkeren

Viva.co

Ganas, Pebulutangkis Terkaya Sejagat Rebut Mahkota Juara Dunia 2019

Juara dunia 2017 dibantai di Basel.

15 jam42 menit Viva

Viva.co

Bantai Raja Bulutangkis Eropa, Kento Momota Juara Dunia 2019

Anders dibantai tanpa ampun 21-9 dan 21-3

15 jam42 menit Viva

Viva.co

Cerita Cut Meyriska Jalani Tradisi Keluarga Tionghoa Roger Danuarta

Cut Meyriska-Roger Danuarta jalani tradisi minum teh sebelum resepsi.

15 jam42 menit Viva

Detik

Tebak Siluet Hewan Asli Indonesia Ini, Bisa Semua Tandanya Mata Sehat

Tes buta warna biasanya menggunakan angka atau pola tertentu, nah supaya lebih seru tes ini menggunakan siluet hewan. Bisakah kamu menebak semua?

15 jam42 menit Detik

Detik

Beda Banget! Foto Realita Vs 'Khayalan' Para Netizen di Media Sosial

Realita ternyata tak selalu seindah postingan foto di Instagram yang terlihat sempurna. Para netizen ini pun berani mengungkapkannya.

15 jam42 menit Detik

Detik

Potret Perubahan Dramatis Wajah Wanita Sebelum dan Setelah Melahirkan

Bagaimana perubahan wajah wanita sebelum dan setelah menjadi ibu? Fotografer ini berhasil memotretnya, dan hasilnya sungguh mengagumkan.

15 jam42 menit Detik

Detik

Cari Dokter Suntik Botox di Facebook, Wajah Wanita Ini Jadi Mirip Alien

Penting cari klinik kecantikan dengan dokter untuk suntik Botox. Cerita wanita yang hampir meninggal karena suntik Botox palsu ini bisa jadi pelajaran.

15 jam42 menit Detik

Detik

Hasil MotoGP Inggris: Alex Rins Juara, Kalahkan Marquez di Garis Finis

Alex Rins keluar sebagai juara MotoGP Inggris. Dia memenanginya setelah menyusul Marc Marquez beberapa saat sebelum menyentuh garis finis.

15 jam43 menit Detik