Menkop UKM-Menpar buka Sanur Village Festival 2019

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya secara bersama-sama membuka Sanur Village Festival 2019, yang diselenggarakan di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, 21-25 Agustus. "Pariwisata Sanur ...
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Bursa saham China menguat, setelah dua hari beruntun bervariasi

Bursa saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, setelah dua hari berturut-turut bervariasi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,25 persen menjadi 2.887,66 poin. Indeks Komponen Shenzhen yang melacak ...

17 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Yuan China melemah lagi, dipicu perang dagang dan ketegangan politik

Mata uang China melanjutkan tren pelemahannya dalam beberapa terakhir, di tengah meningkatnya perang perdagangan antara AS-China dan ketegangan politik tentang penjualan pesawat tempur AS kepada Taiwan. Kurs tengah nilai tukar ...

17 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Mahasiswa Papua di Lampung minta pemerintah lebih perhatikan Papua

Ikatan Mahasiswa Papua di Lampung (Ikmapal) meminta pemerintah lebih memerhatikan masyarakat Papua, memastikan masyarakat Papua bisa menikmati kesejahteraan dan keadilan sosial. "Tolong Bapak Presiden perhatikan ...

17 jam37 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Korea Selatan gelar festival wisata ramah muslim

Meningkatnya jumlah wisatawan muslim ke Korea Selatan berdampak pada pengembangan infrastruktur pelayanan publik serta beragam industri yang muslim friendly. Para wisatawan muslim juga yang kali ini disasar di Korea Travel ...

17 jam37 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 2,87 poin

Bursa saham dibuka Hong Kong sedikit lebih tinggi pada Kamis pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik tipis 0,01 persen atau hanya 2,87 poin, menjadi diperdagangkan di 26.272,91 poin. Indeks Hang Seng (HSI) ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

FPKS DPR nilai harga rokok di Indonesia terlalu murah

Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Sukamta menilai harga rokok di Indonesia terlalu murah sehingga bisa dijangkau masyarakat miskin yang biaya kesehatannya ditanggung negara melalui Jaminan Kesehatan Nasional ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IHSG berbalik arah ke zona negatif, dipicu memanasnya perang dagang

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi pagi Kamis ini bergerak mudah berubah seiring kekhawatiran berlanjutnya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang masih kuat. IHSG ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Sejumlah klub batal mengikuti Liga 3 Sultra

Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Tenggara hanya menetapkan 14 klub peserta kompetisi Liga 3 setelah sejumlah klub batal mengikuti ajang yang dijadwalkan 24 Agustus 2019 itu. Ketua Asprov ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Akademisi: Pemisahan pileg dan pilpres bukan solusi

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Ahmad Atang mengatakan pemisahan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden bukan solusi untuk memperbaiki kualitas pemilu. "Perbaikan kualitas pemilu harus ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Satuan pengawas intern dukung pencegahan korupsi di BUMN

Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern (FKSPI) mendukung upaya pencegahan berbagai bentuk tindak pidana korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan mengembangkan whistleblowing system agar setiap orang dapat ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kemenko Maritim serukan rehabilitasi lahan mangrove jadi isu nasional

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman Agung Kuswandono mendorong mangrove sebagai salah satu isu nasional, mengingat antara lain fenomena hilangnya lahan mangrove sebesar 1,8 juta hektare di ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tujuh orang haji asal Kalbar meninggal di Mekkah

Kepala Kemenag Kalbar Ridwansyah mengatakan hingga hari ini, sebanyak tujuh orang haji asal Kalimantan Barat meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. "Sampai hari ini, ada tujuh orang haji kita yang ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Aura Kasih kecam "kritikus film" karena disebut "pabrik susu"

Penyanyi Aura Kasih mengecam Yan Widjaya yang mengaku sebagai seorang jurnalis, pengamat dan pengulas film. "Ada namanya Yan Widjaya. Katanya, dia seorang kritikus film, senior, novelis juga! Tapi tidak punya edukasi! Dia ...

17 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kapendam Cenderawasih: Situasi di Mimika dan Jayapura kondusif

Situasi keamanan di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Barat dan Jayapura, Papua, berlangsung kondusif dan normal setelah aksi demonstrasi yang menyuarakan aspirasi anti-rasisme, terkait insiden yang menimpa mahasiswa Papua di ...

17 jam38 menit Antaranews

KONTAN

Adinda Bakrie: Hidup itu adalah petualangan

Adinda Bakrie menilai tugas untuk mengurus EMP Mining Overseas adalah bagian dari petualangan kehidupan yang terus berputar

17 jam38 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Rupiah menguat tipis di awal perdagangan hari ini

Kamis (22/8). Pukul 08.12 WIB, rupiah ada di Rp 14.228 per dolar AS, menguat 0,11% dibanding sehari sebelumnya.

17 jam38 menit Kontan

KONTAN

Saham ITMG anjlok paling parah di jajaran LQ45, ini PER dan PBV-nya (21/8)

Rabu (21/8) saham Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun sedalam 4,06%. Silakan cek PER dan PBV emiten tambang ini.

17 jam38 menit Kontan

KONTAN

Bursa Asia menguat terdorong sentimen positif dari Wall Street

Mayoritas bursa Asia menguat di awal perdagangan Kamis (22/8) ditopang sentimen global.

17 jam38 menit Kontan

KONTAN

Delapan saham turun bareng IHSG, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (21/8)

Sejalan dengan IHSG yang merah, delapan dari 10 saham LQ45 dengan PER terendah turun harga dibanding penutupan sebelumnya.

17 jam39 menit Kontan

KONTAN

IHSG menguat tipis di awal perdagangan Kamis (22/8)

Kamis (22/8). Pukul 09.05 WIB, IHSG menguat tipis 1,67 poin atau 0,03% ke level 6.255,61.

17 jam39 menit Kontan

KONTAN

Harga emas Antam terkoreksi tipis ke Rp 755.000

Harga pecahan satu gram emas Antam, Kamis (22/8) berada di Rp 755.000, turun Rp 1.000 dibanding sehari sebelumnya.

17 jam39 menit Kontan

KONTAN

Harga SUN berpeluang naik jelang pengumuman suku bunga acuan BI

Harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan naik pada perdagangan Kamis (22/8). 

17 jam39 menit Kontan

KONTAN

Jual saham Bank BRI (BBRI), investor asing mulai melirik saham Bank Mandiri (BMRI)

Di tengah aksi jual saham Bank BRI (BBRI(, investor asing mulai mengakumulasi saham Bank Mandiri (BMRI)

17 jam39 menit Kontan

KONTAN

Investor menanti pertemuan Jackson Hole, harga emas terkoreksi

Koreksi harga emas lantaran investor menanti arah kebijakan bank sentral AS sebagai petunjuk penurunan suku bunga ke depan.

17 jam39 menit Kontan

KONTAN

Sejalan dengan pasar spot, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia menguat 0,17%

Kamis (22/8) pukul 10.00 WIB, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia itu ada di level Rp 14.234 per dolar AS.

17 jam39 menit Kontan