Gubernur dorong kerja sama perguruan tinggi Lampung dengan Kroasia

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam kunjungan ke Kroasia mendorong adanya kerja sama lebih intensif University of Zagreb dengan perguruan tinggi di Lampung baik di bidang sains, pendidikan maupun kebudayaan ...
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Raih Kontrak dari Filipina, WTON Revisi Target 2019

WTON juga tengah mengincar kontrak dari Singapura dan Bangladesh.

2 jam35 menit Kontan

KONTAN

Rilis Sekuritas Perpetual, Ekuitas AirAsia (CMPP) Positif di Kuartal I-2019

PT Airasia Indonesia Tbk (CMPP) akhirnya menerbitkan sekuritas perpetual, 8 Maret lalu. 

2 jam35 menit Kontan

KONTAN

Ridwan Goh: Investor Moderat yang Gemar Saham

Simak strategi investasi Ridwan Goh, Direktur Utama PT Mark Dynamics Indonesia Tbk

2 jam35 menit Kontan

KONTAN

Akulaku, Fintech Asal China Bakal Tambah Kepemilikan di BBYB Lewat Rights Issue

Saat ini Akulaku punya 88,9% saham BBYB.

2 jam35 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Ekspansi ke Segmen Premium, Simak Prospek Campina Ice Cream (CAMP)

PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) menggelar sejumlah ekspansi untuk meningkatkan kinerja  di tahun ini.

2 jam35 menit Kontan

KONTAN

Bidik Peluang Emas, HRTA Berkongsi dengan Matahari Department Store (LPPF)

Sejauh ini Hartadinata (HRTA) ini sudah merealisasikan pembangunan 30 toko anyar.

2 jam35 menit Kontan

KONTAN

Produksi manufaktur AS melemah, ekonomi AS bakal melambat di kuartal I 2019

Produksi manufaktur AS melemah di awal-awal tahun ini sehingga ekonomi AS diprediksi melambat di kuartal I 2019.

2 jam36 menit Kontan

KONTAN

Pelaku teror penembakan di masjid Selandia Baru dihadapkan di pengadilan

Brenton Tarrant pelaku teror penembakan di masjid Selandia Baru yang menewaskan 49 orang muncul di pengadilan.

2 jam36 menit Kontan

KONTAN

Lidungi konsumen dari efek persaingan tak sehat, KPPU gandeng BPKN

KPPU menjalin kesepakatan dengan BPKN terkait perlindungan konsumen dari dampak persaingan bisnis tak sehat.

2 jam36 menit Kontan

BISNIS

Brenton Tarrant, Penembak Masjid di Selandia Baru, Terancam Dipenjara Seumur Hidup

Pelaku penembakan di Selandia Baru, yang menyasar dua masjid di Kota Christchurch, Brenton Tarrant, 28 tahun, muncul di pengadilan Pengadilan Daerah Christchurch .

2 jam36 menit Bisnis

BISNIS

Penembakan Masjid, Pangeran William & Harry : Setan Tak Pernah Bisa Kalahkan Toleransi

Pasangan Pangeran William dan Kate Middleton serta pasangan Pangeran Harry dengan Meghan Markle mengeluarkan pernyataan bersama terkait penembakan di Selandia Baru.

2 jam36 menit Bisnis

BISNIS

Penembakan di Selandia Baru : Turut Mengutuk, KWI Berharap Tidak Merusak Relasi Antarumat Agama

Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengutuk peristiwa penembakan di Selandia Baru yang terjadi saat umat muslim menunaikan ibadah salat Jumat.

2 jam36 menit Bisnis

BISNIS

OTT ROMAHURMUZIY: 2 Ketua Umum PPP Ditangkap Jelang Pemilihan Presiden

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferry Juliantono, mengatakan ikut prihatin atas tertangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romy PPPdalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

2 jam36 menit Bisnis

BISNIS

OTT ROMAHURMUZIY : Uangnya Tak Banyak, tapi Bukan yang Pertama

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan bahwa terdapat sejumlah uang yang diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan atau OTT Romahurmuziy alias Rommy.

2 jam36 menit Bisnis

BISNIS

Swiss Terbuka 2019 : Rinov & Pitha Melaju ke Semifinal

Pasangan ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari berhasil melangkah ke babak semifinal turnamen bulu tangkis level super 300 Yonex Swiss Terbuka 2019.

2 jam36 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

SlankMakanDuitRakyat, Warganet Marah : Kebangetan!

Band legendaris Slank menjadi bulan-bulanan netizen di akun media sosial Twitter. Mereka menggunakan tagar #SlankMakanDuitRakyat untuk meledek band yang digawangi oleh Bimbim, Kaka, Ridho, Ivan, dan Abdee itu.

2 jam36 menit Bisnis

JPNN.

Tidak Berdaya di Piala Presiden 2019, Persib Cari Pemain Asia

JPNN.com, BANDUNG - Persib Bandung membuka peluang mendatangkan pemain asing asal Asia setelah gagal total pada Piala Presiden 2019.

2 jam36 menit Jpnn

JPNN.

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.463 Triliun

JPNN.com, JAKARTA - Jumlah utang luar negeri Indonesia pada akhir Januari 2019 mencapai USD 383,3 miliar atau sekitar sekitar Rp 5.463 triliun.

2 jam36 menit Jpnn

JPNN.

Ketum PPP Romahurmuziy Punya Tanah di Empat Lokasi

JPNN.com, JAKARTA - Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi terkena OTT KPK (operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi), Jumat (15/3) pagi.

2 jam36 menit Jpnn

JPNN.

Silatnas Honorer K2 bersama Presiden Jokowi Batal Digelar 17 Maret

JPNN.com, JAKARTA - Acara Silatnas Honorer K2 dengan Presiden Jokowi yang semula akan digelar Minggu (17/3) di Gelora Bung Karno (GBK), batal dilaksanakan. Pembatalan ini lantaran jumlah massa dan biaya pelaksanaan acara tidak terpenuhi.

2 jam36 menit Jpnn

JPNN.

Simak nih Pernyataan Ketua Panitia Silatnas Honorer K2

JPNN.com, JAKARTA - Untuk kedua kalinya agenda silaturahmi nasional (Silatnas) honorer K2 bersama Presiden Joko Widodo diundur. Rencana awal Silatnas dilakukan 16 Maret. Kemudian, diundur 17 Maret lantaran terkendala dana dan jumlah massa yang masih jauh dari target.

2 jam36 menit Jpnn

WOWKEREN

15 Peserta Kelas A Yang Diumumkan 'Produce X 101' Sukses Bikin Syok

'Produce X 101' bakal menggelar runway show untuk memperkenalkan peserta pada 20 Maret mendatang.

2 jam36 menit Wowkeren

WOWKEREN

Gisella Anastasia Curhat Soal Wijaya Saputra ke Gading Marten, Sudah 'Ditembak'?

Meski sudah resmi bercerai, Gisella Anastasia tetap menceritakan soal kisah cintanya kepada Gading Marten.

2 jam36 menit Wowkeren

WOWKEREN

Harta Ketum PPP Rommy 11 Miliar, KPK Sita Ratusan Juta Saat OTT

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2010, Rommy memiliki harta sejumlah Rp 11,83 miliar.

2 jam36 menit Wowkeren

WOWKEREN

Taylor Swift Isyaratkan Garap Album Baru Usai Raih Piala di IHeartRadio Music Awards 2019

Taylor menegaskan bahwa tiap dirinya menggarap album baru, maka para penggemarnya akan menjadi orang yang pertama mengetahuinya.

2 jam36 menit Wowkeren