ANTARA NEWS

Adapatasi kebiasaan baru dalam latihan paskibraka

Tim Paskibaraka Kota Bandung melakukan latihan  menggunakan masker dan pelindung wajah di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020). Latihan tersebut sebagai persiapan untuk upacara peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan ...

29 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Khawatir tak aman, Inggris tarik 741.000 alat tes COVID-19

Randox Laboratories, perusahaan teknologi medis yang berbasis di Irlandia Utara, diperintahkan oleh regulator obat-obatan Inggris agar menarik 741.000 alat tes COVID-19 dari program pelacakan dan pengujian nasional sebagai ...

30 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

13 armada damkar tangani kobaran api pabrik mebel di Cakung

Sebanyak 13 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan menuju pabrik mebel yang terbakar di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, Ahad siang. "Pengerahan 13 unit pompa beserta personel 15 orang," kata Kasi ...

30 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Satu polisi tewas, 142 orang terluka dalam aksi protes Lebanon

Satu polisi tewas dan 142 orang lainnya terluka akibat bentrokan selama aksi protes di Beirut pada Sabtu (8/8), beberapa hari pascaledakan dahsyat yang mengguncang Ibu Kota Beirut, menurut laporan LBCI TV. Para pengunjuk rasa, ...

30 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Terinspirasi dari mimpi, Prinsa Mandagie rilis lagu "Bertemu"

Penyanyi Prinsa Mandagie merilis lagu baru berjudul "Bertemu" yang diciptakan secara spontan saat dirinya terbangun pukul 2 pagi karena mimpi. Prinsa mengatakan bahwa lagu ini menceritakan tentang keinginan bertemu ...

30 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dior persembahkan kampanye musim gugur untuk seniman feminis

Melanjutkan dialognya dengan seniman feminis, Direktur Artistik untuk koleksi wanita Dior Maria Grazia Chiuri, meluncurkan kampanye iklan musim gugur yang terinspirasi oleh Marcella Campagnano, seorang seniman feminis asal ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tradisi Nadran nelayan rajungan

Nelayan mengikuti prosesi larung sesaji saat tradisi Nadran nelayan rajungan di Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020). Nadran (pesta laut) nelayan rajungan merupakan ungkapan rasa syukur nelayan atas hasil ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hari Belanja Diskon pacu perkembangan bisnis UMKM bersama "e-commerce"

Hari Belanja Diskon Indonesia (HBD Indonesia) yang dimotori Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) turut memacu perkembangan bisnis para usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pelaku kreatif ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KKP siap kolaborasi dengan pemda hingga ormas asing

Kementerian Kelautan dan Perikanan siap membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai kementerian/lembaga, pemda, hingga ormas baik lokal maupun asing guna mempercepat pertumbuhan ekonomi. "KKP selama ini ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

PTPN pastikan tidak rampas hak rakyat dalam konflik sengketa lahan

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Grup memastikan tidak pernah merampas hak rakyat dalam sengketa lahan atau konflik agraria terkait penyerobotan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN di berbagai daerah yang masih terus terjadi. Seperti ...

31 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Babel sediakan lahan sawah 30.000 ha guna dukung ketahanan pangan

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyediakan lahan sawah seluas 30.000 hektare guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat di daerah penghasil tambang timah itu. "Alhamdulillah, Bapak Menteri ...

32 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Selandia Baru catat 100 hari tanpa kasus lokal COVID-19

Selandia Baru pada Minggu menandai 100 hari tanpa penularan lokal COVID-19, tetapi memperingatkan agar masyarakat tidak berpuas diri karena negara-negara seperti Vietnam dan Australia, yang pernah sudah mengendalikan virus, ...

32 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ekspansi TASAKU Bank Sampoerna terhambat pandemi COVID-19

Kepala Cabang Bank Sahabat Sampoerna Malang Bernard Erwin Karamoy mengaku rencana ekspansi area layanan Tabungan Sampoerna Alfa-ku (TASAKU), produk Layanan Keuangan Tanpa Bank dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) Bank ...

32 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tujuh tewas dalam kebakaran fasilitas penanganan COVID-19 di India

Sedikitnya tujuh orang meninggal dalam kebakaran besar di salah satu hotel yang dijadikan sebagai fasilitas penanganan COVID-19 di Negara Bagian Andhra Pradesh, India, pada Minggu pagi, menurut polisi. "Sejumlah ...

32 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pembuatan perahu di perkampungan suku Bajo

Sofyan Madi memotong kayu untuk dijadikan tempat duduk perahu di perkampungan atas laut suku Bajo, Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Minggu (9/8/2020). Perahu yang digunakan sebagai alat transportasi utama di wilayah itu, ...

32 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Barcelona dan Lionel Messi torehkan rekor baru usai kalahkan Napoli

Barcelona dan Lionel Messi kembali menorehkan rekor baru ketika mereka mengalahkan Napoli dengan agregat 4-1  untuk melaju ke perempat final Liga Champions. Berdasarkan laporan Marca pada Minggu (09/8), Blaugrana saat ini ...

33 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kementerian PUPR bakal bedah 146 rumah di Mempawah Kalbar

Sebanyak 146 unit rumah di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, bakal direhabilitasi dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Kementerian PUPR atau bedah rumah. "Pada tahun 2020 ini, ...

33 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pangeran Harry selalu hubungi Charles untuk dapatkan dukungan

Pangeran Charles seharusnya menjadi "Ayah Terbaik Tahun Ini", setelah mengalami kekecewaan akibat "Megxit" dia tetap mendampingi Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle. Demikian dikatakan oleh sumber ...

33 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Olivia Munn berpisah dengan kekasih

Aktris Olivia Munn dan kekasihnya, Tucker Roberts, telah berpisah, seperti dikutip dari US Weekly. Seorang sumber yang dekat dengan pasangan itu mengatakan bahwa mereka berpisah baik-baik pada akhir 2019. Mereka digosipkan ...

33 menit Antaranews

ANTARA NEWS

"Animal Crossing" jadi "tempat bertemu" pengguna Tinder kala pandemi

Game "Animal Crossing" rupanya menjadi salah satu alternatif pengguna aplikasi matchmaking Tinder untuk "bertemu", mengingat adanya karantina mandiri dan pembatasan sosial. "Pada puncaknya, jumlah ...

33 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Kematian akibat COVID-19 di Brazil capai 100.000

Jumlah kematian akibat COVID-19 di Brazil melewati 100.000 pada Sabtu (8/8) dan terus meningkat karena sebagian besar kota di Brazil membuka kembali toko dan tempat makan meskipun pandemi belum mencapai puncak. Brazil, yang ...

1 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Petang ini ada pentas kenang maestro dalang wayang kulit Ki Nartosabdo

Petang ini akan ada pemutaran streaming rekaman pementasan lakon berjudul Sabdo Pandito Rakjat untuk mengenang Ki Nartosabdo, maestro pedalangan wayang kulit dan karawitan, pukul 15.00 WIB di laman resmi dan kanal YouTube ...

1 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Peringati Hari Masyarakat Adat Sedunia, Sekjen AMAN doakan tim medis

Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Rukka Sombolinggi mengirimkan doa dan semangat kepada seluruh umat manusia, khususnya pahlawan tenaga media yang tulus berada di garis depan menghadapi pandemi ...

1 jam48 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Subaru akan setop pemesanan untuk Subaru BRZ

Perusahaan otomotif Jepang Subaru dikabarkan telah berhenti menerima permintaan built-to-order untuk model BRZ. Perusahaan mengatakan bahwa setiap pesanan baru hanya akan dipenuhi oleh sisa stok di diler. Pesan tersebut muncul ...

1 jam48 menit Antaranews

ANTARA NEWS

23 kasus baru corona terdeteksi di China

Sebanyak 23 kasus baru virus corona terdeteksi di China daratan pada Sabtu (8/8),  turun dari 31 kasus sehari sebelumnya, kata Komisi Kesehatan Nasional China, Minggu (9/8). Menurut pernyataan otoritas kesehatan, 15 kasus ...

1 jam48 menit Antaranews